<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Living in my La La LanD!!!</title>
	<atom:link href="http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com</link>
	<description>My Strawberry Fields Forever</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Oct 2009 06:22:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='saskhyaauliaprima.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/003d23c18b96314c1a4d54d5c2ec0b73?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Living in my La La LanD!!!</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Curhat Terpendam Mahasiswa/i Jaman Kini</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/22/curhat-terpendam-mahasiswai-jaman-kini/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/22/curhat-terpendam-mahasiswai-jaman-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 06:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free as a bird]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Suatu malam dalam perjalanan pulang setelah belajar psikometri bersama :
Gw: Itu soal Psikologi Abnormal neken hidup banget sampe bingung gw mau jawab apa di ujian tadi
Afi : Emang! Apa coba isiannya? Masa soalnya, TIDAK MAU KELUAR RUMAH merupakan salah satu ciri-ciri orang dengan social phobia dan &#8230;&#8230;.. ?
Gw : (diem ngeliatin Afi)
Afi : Nggak punya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=411&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu malam dalam perjalanan pulang setelah belajar psikometri bersama :</p>
<p>Gw: Itu soal Psikologi Abnormal neken hidup banget sampe bingung gw mau jawab apa di ujian tadi</p>
<p>Afi : Emang! Apa coba isiannya? Masa soalnya, <strong>TIDAK MAU KELUAR RUMAH merupakan salah satu ciri-ciri orang dengan social phobia dan &#8230;&#8230;.. ?</strong></p>
<p>Gw : (diem ngeliatin Afi)</p>
<p>Afi : <strong>Nggak punya uang?</strong> Bisa kan gw isi gitu? (sambil ngotot ngamuk-ngamuk)</p>
<p>Smita: <strong>Nggak punya pacar!</strong> (sangat semangat)</p>
<p>Gw: <strong>Rambut Lepek!!!</strong> (lebih semangat lagi)</p>
<p>Semua: hahahahahaha</p>
<p style="text-align:center;">(dan akhirnya kita pulang bersama dengan bahagia)</p>
<p style="text-align:center;">
<p>Memang <em>displacement </em>dari perasaan-perasaan tertekan bisa ditumpahkan lewat menjawab soal UTS sekalipun..selamat belajar UTS teman-teman =) -fin</p>
Posted in Free as a bird  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=411&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/22/curhat-terpendam-mahasiswai-jaman-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Pagi Ini : I do love you past :)</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/22/refleksi-pagi-ini-i-do-love-you-past/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/22/refleksi-pagi-ini-i-do-love-you-past/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 05:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[In My Life]]></category>
		<category><![CDATA[with a little help from my friends]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Oke, gw mengalami kemandekan untuk ingin menulis sesuatu yang banyak berkecambah di kepala gw. Bukan karena nggak ada ide, ide banyak banget sampe ketumpuk di handphone bahkan mungkin gw buang nggak tau kemana. Masalahnya adalah gw merasa waktu yang ada mulai membatasi keinginan gw untuk menyalurkan apa yang gw pikirkan ke dalam bentuk tulisan. Biasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=404&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Oke, gw mengalami kemandekan untuk ingin menulis sesuatu yang banyak berkecambah di kepala gw. Bukan karena nggak ada ide, ide banyak banget sampe ketumpuk di <em>handphone</em> bahkan mungkin gw buang nggak tau kemana. Masalahnya adalah gw merasa waktu yang ada mulai membatasi keinginan gw untuk menyalurkan apa yang gw pikirkan ke dalam bentuk tulisan. Biasanya gw cepat terganggu oleh beberapa masalah yang berujung untuk dituliskan sebagai bentuk dari <em>self defense mechanism</em> gw haha. Dulu gw bisa menargetkan dalam seminggu gw harus menulis 1 hal paling nggak supaya gw nggak kelabakan, atau nggak males mikir. Ya tapi apa mau dikata, semester ini ada beberapa goal-goal yang ingin gw kejar dalam waktu singkat, sehingga banyak <em>priority </em>lain yang mesti gw dahulukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang ini gw memasuki tahun ke-3 gw berkuliah di psikologi. Gw mulai merasa banyak yang menarik. Nggak baru mulai sih kayaknya term yang tepat, hmm ya mungkin bisa dibilang semakin menarik. Kenapa gw bilang menarik? Karena setiap membaca buku gw mendapati bahwa inilah kesalahan gw selama ini ataupun perasaan kayak ”iya juga sih”. Cukup mengganggu tapi berharga dan menyenangkan juga kok rata-rata. Menariknya lagi adalah sudah banyak hal-hal yang bisa gw refleksi dari keseluruhan gw menjalani hidup sejauh ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Sehubungan dengan peminatan yang gw ambil di semester gw yang sekarang, gw banyak menjalin <em>relationship</em> dengan <em>essay</em> dan tentunya gw juga akan semakin membina kedekatan dengan buku-buku. Gw bukan anak rajin ke perpus nyariin buku atau apalah, gw baca yang bisa ajalah supaya urusan gw dilancarkan yang kuasa, bisa Tuhan bisa juga dosen haha. Gw mendapati sebuah buku berjudul <strong>How Good Parents Raise Great Kids</strong> yang harus dijadikan tema untuk <em>essay</em> psikologi sekolah gw. Dari sekian poin-poin yang ada gw tertancap pada satu poin yang menekankan tentang <em>self-esteem</em>. Basi emang, ketancep <em>self-esteem</em> baru semester 5 mennnnn basi banget sementara dari awal mula menginjakkan kaki di psikologi lo langsung ketemu sama kata itu. Tapi yang berbeda kali ini gw mulai mencoba buka mata buka hati untuk merefleksikan si <em>self-esteem</em> ini ke dalam diri gw berdasarkan pengalaman-pengalaman yang ada, ciehhh&#8230; haha</p>
<p style="text-align:justify;">Oke definisi singkatnya dari <em>self esteem</em> dari <strong>How Good Parents Raise Great Kids </strong>itu adalah <em>mental picture people have of themselves, the sense of self that comes from feeling capable and competent, the inner feeling of “okayness” and adequacy that lies deep in the psyche.</em> Hm, mungkin gampangannya bisa diterjemahin juga jadi <em>sense of self-worth </em>atau kepercayaan bahwa diri kita berharga. Yah liat dari komponennya dari definisi tersebut adalah  <em>feeling capable </em>dan <em>competent</em> dalam menjalani hidup. Outputnya sebenernya orang-orang dengan <em>self-esteem</em> yang baik akan cenderung merasa bahwa dirinya sudah berharga dan dia akan merasa bahagia menjalani hidup apa adanya. Asik ya? Nggak semua orang lho bisa, contohnya gw, gw pernah ada dalam masa-masa suram dengan <em>self-esteem</em> rendah dalam kurun waktu yang lama haha. Percaya sama gw itu nggak baik untuk kesehatan, kalo kata bukunya sih itu bisa menjerumuskan lo ke jurang pergaulan yang tidak baik haha yah klisenya begitu, tapi rata-rata klise itu benar, ya walaupun seperti banyak klise lainnya, klise juga nggak selalu benar haha silahkan dipikir sendiri anda klise yang mana.</p>
<p style="text-align:justify;">Hmm, suatu hari saat gw membuka-buka twitter gw menemukan sebuah tweet yang gw lupa ditulis Tasia atau Andret yang tulisannya ”Gw ingin kembali ke masa SMA gw dengan diri gw yang sekarang dan teman-teman yang sekarang”. (sorry ya Tas, ndrett gw kutip-kutip aja haha). Gw terdiam cukup lama setelah membaca kalimat itu. Mungkin sih terakadang nggak cuma masa SMA, gw mau kembali ke masa-masa dulu dengan diri gw yang sekarang, mungkin juga dengan kualitas teman-teman yang sekarang. Yah tapi nggak <em>apple to apple</em> sih kalo gw melihat lagi lebih dekat.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Anyway</em>, masih terekam dengan jelas semua kejadian masa lalu yang nggak enak di kepala gw, ya yang menggembirakan juga masih terekam sih, tapi yang nggak enak kan biasanya goresannya cukup lama haha. Di beberapa buku yang gw baca, <em>peer-pressure</em> memiliki korelasi dengan tinggi-rendahnya <em>self-esteem</em> seseorang. Ketika memasuki usia-usia remaja, pendapat orang lain mengenai diri kita itu ngaruhnya banyak. Kalo liat dari gw sendiri sih banyak hal yang coba gw sesuaikan dan gw batasi walaupun nggak sesuai kata hati gw supaya ya gw nggak tersingkir-tersingkir amat dari kehidupan. Gw terganggu dengan hal-hal kecil, dengan omongan orang-orang mengenai penampilan si A si B atau si C ataupun dengan mendengar bahwa gw diomongin apalah dari belakang dan sekian hal lainnya. Dan tepat sekali komen orang-orang itu ngaruh banget dan hampir setiap hari gw mengalami <em>anxiety</em> yang besar dalam hal-hal kecil. Mulai dari penampilan paling gampang, pembawaan, bahkan cara berpikir. <em>Damn it</em>, itu salah satu kebegoan gw juga, mungkin waktu itu masih labil aja. Ketika usia 12-14an itu mengganggu, ketika 15-17 gw udah mulai bisa milih sendiri dan nggak terlalu takut. Usia 18-sekarang gw serasa lepas dari kandang berasa <em>free free freee</em> gw lebih bahagia. Gw yakin beberapa teman juga merasakan hal yang serupa karena udah sering diobrolin juga kan ya enak dan nggak enaknya sekarang dan dulu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam tulisan ini gw nggak akan melakukan <em>displacement</em> dengan menyalahkan pihak-pihak tertentu yang mendukung terganggunya <em>self-esteem</em> gw sehingga ada beberapa penyesalan karena tindakan-tindakan gw menjadi <em>limited</em>. Sisi baiknya adalah sebuah kenegativan bisa di-<em>reframe</em> untuk dilihat positifnya jadi gw tau sekarang untung ruginya. Lingkungan yang sekarang lebih membuat gw berpikir terbuka kalo dalam kehidupan dan kenyataan sebenarnya penampilan, pemikiran, dan pembawaan punya keunikan sendiri-sendiri bagi masing-masing orang. Ternyata <em>what the hell</em> banget tertekan karena merasa si A lebih cantik dari gw ataupun lebih pinter ataupun lebih anggun. Ternyata nggak semua bisa diukur cuma dari fisik, jadi gw belakangan suka ketawa kalo inget dulu gw dan beberapa temen suka serem dan waswas mendengar temen-temen gw ada yang yah mungkin suka nge-label si A jelek bangetlah, badannya nggak okelah, dan lalalala sehingga berujung pada penghindaran massal khas kelabilan kehidupan. Belom tentu men 5 taun lagi dari sekarang orang yang lo omongin itu <em>become nothing</em>. Gw sudah mulai sirik dengan keberadaan mereka. Mereka yang berhasil meng-<em>improve</em> dirinya, memaksimalkan potensinya, dan sekarang bukti nyatanya dapat dilihat dari keberhasilan mereka di dunia sosial.</p>
<p style="text-align:justify;">Barusan adalah pembicaraan gw dengan beberapa orang baru dan teman-teman lama yang sekarang udah berubah banget karena keberhasilan adaptasinya di kehidupan yang baru. Karena itulah gw mendapatkan pencerahan. Ohh iya sih gw bodoh berlarut-larut selama ini mengasihani diri gw sendiri, mencari-cari terus kekurangan gw, ini dia kenapa masalah gw nggak selesai-selesai, nilainya C- ngulang terus, masih ada proses pembelajaran yang belom selesai. <em>Fine</em> sebenarnya gw tetep harus nyari, tapi mungkin sekarang gw harus bisa lebih mengakali bagaimana mengurangi ataupun menambal kekurangan tersebut. Gw mencoba mengobrol dengan berbagai macam orang yang gw nilai <em>positive thinking</em>nya besar luar biasa dan gw bersyukur gw hidup dan mengenal teman-teman gw yang sekarang dan juga yang dulu. Gw nggak perlu jadi emo-emo nggak jelas tiap 5 menit sekali berkeluh kesah. Gw sudah bisa mulai mengotaki dengan lebih baik mana yang harus gw simpan dan mana yang harus gw keluarkan kalo udah mulai penuh. Terkadang gw masih ngeluh gw kurang di sana-sini tapi yaudahlah.</p>
<p style="text-align:justify;">Seseorang ngomong sama gw, <em>”Bahaya lho kalo lo terus bilang ke diri lo sendiri lo nggak bisa apa-apa, lo punya potensi, kompetensi ada, tinggal gimana cara lo menggalinya aja.”</em> Gw rasa semua orang juga begitu adanya dan sekarang gw perlahan-perlahan mencoba berjalan mencari pencerahannya dan menuju titik terangnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Yah intinya terimakasih kepada masa lalu gw yang berkontribusi besar terhadap reduksi <em>self-esteem</em> gw sekaligus berkontribusi besar dalam membuat gw berefleksi kesalahan apa yang telah gw perbuat, dari kalian gw belajar sangat banyak, <em>so then i can move forward</em>. Dan terimakasih masa sekarang yang dengan sangat baiknya memberitahu gw <em>don`t get swallowed by the shadow, so that i have to produce light to shine by my ownself</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Hm, apa gw mau kembali ke masa lalu dengan diri gw yang sekarang? Haha tidak..sudah saatnya gw berbagi dengan orang lain dan nggak mengurusi diri gw sendiri lagi. Terima kasih semua teman-teman dan orang-orang yang pernah gw kenal, I love you full deh =).. semoga kadar ke-nggakpentingan pemikiran gw bisa berkurang haha .-fin</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
Posted in In My Life, with a little help from my friends  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/404/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=404&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/22/refleksi-pagi-ini-i-do-love-you-past/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Exploration is a Good Way to Reframe Your Bad Thoughts</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/03/400/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/03/400/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 01:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[All my Loving]]></category>
		<category><![CDATA[Free as a bird]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/03/400/</guid>
		<description><![CDATA[
Ohh i`m so in love with this&#8230;
Hmm..sometimes all you need is EXPLORATION haha..-fin
Posted in All my Loving, Free as a bird       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=400&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img style="visibility:hidden;width:0;height:0;" src="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTI1NDU1NzgwNzM5MCZwdD*xMjU*NTU3ODY2NTQ2JnA9OTU1NzEmZD*mbj13b3JkcHJlc3MmZz*xJm89NmUxNzZkOTdkNjk4NDVkYWFiODdlYjgzN2Q5OGVjNWQmb2Y9MA==.gif" border="0" alt="" width="0" height="0" /><a href="http://angrylittlegirls.com/comics/ImageFolio42/imageFolio.cgi?img=&amp;search=man&amp;cat=&amp;bool=and"><img src="http://angrylittlegirls.com/comics/ImageFolio42_files/gallery/2007/070402.jpg" border="0" alt="070402.jpg" /></a></p>
<p>Ohh i`m so in love with this&#8230;</p>
<p>Hmm..<strong>sometimes all you need is EXPLORATION</strong> haha..-fin</p>
Posted in All my Loving, Free as a bird  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/400/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=400&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/03/400/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://counters.gigya.com/wildfire/IMP/CXNID=2000002.0NXC/bHQ9MTI1NDU1NzgwNzM5MCZwdD*xMjU*NTU3ODY2NTQ2JnA9OTU1NzEmZD*mbj13b3JkcHJlc3MmZz*xJm89NmUxNzZkOTdkNjk4NDVkYWFiODdlYjgzN2Q5OGVjNWQmb2Y9MA==.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://angrylittlegirls.com/comics/ImageFolio42_files/gallery/2007/070402.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">070402.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warisan turun-temurun</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/03/warisan-turun-temurun/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/03/warisan-turun-temurun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 08:06:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free as a bird]]></category>
		<category><![CDATA[In My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[10 tahun yang lalu
Mama : Kamu ni udah besar, udah tau nggak ada mbak bukannya bantuin mama kek cuci piring, bersihin rumah, siap-siapin apa kek, nggak ada peka-pekanya (dan bla bla bla bla yang bisa anda prediksikan sendiri kalimat-kalimat selanjutnya)
Dan pada saat itu gw kesel, ngedumel sendiri kenapa Mama kerjaannya marah-marah doang, nyuruh-nyuruh doang, padal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=397&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><strong>10 tahun yang lalu</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mama : Kamu ni udah besar, udah tau nggak ada mbak bukannya bantuin mama kek cuci piring, bersihin rumah, siap-siapin apa kek, nggak ada peka-pekanya (dan bla bla bla bla yang bisa anda prediksikan sendiri kalimat-kalimat selanjutnya)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan pada saat itu gw kesel, ngedumel sendiri kenapa Mama kerjaannya marah-marah doang, nyuruh-nyuruh doang, padal gw juga bantu sih meskipun sedikit.</p>
<p style="text-align:justify;">Mama : Kamu tau nggak dulu eyang anaknya 7 semuanya setiap hari kerja bantu rumah nggak ada mbaknya, nggak ada nih kayak kamu leha-leha nggak jelas nggak tau mau ngapain, mama juga dari SD begitu kok!</p>
<p style="text-align:justify;">Dan gw tetap MENGGERUTU!</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>10 tahun kemudian</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Gw : Lo nih ya Dek udah tau nggak ada mbak kalo makan cuci sendiri kek, jangan ngeberantakin kek, bantuin kek udah gede gitu nggak mau ngapa-ngapain (dan bla bla bla bla yang bisa anda prediksikan sendiri kalimat-kalimat selanjutnya)</p>
<p style="text-align:justify;">Dan adek gw ngedumel nggak jelas sambil kadang-kadang bilang, ”Aku tadi udah lap meja, aku kan juga udah bantuin sedikit lalalalala.”</p>
<p style="text-align:justify;">Gw : Lo nih ya dulu gw sendirian juga bantuin mama pas lo masih kecil nggak ada mbak, nggak santai-santai nggak jelas kayak lo gini, daritadi yang masak gw, yang cuci piring gw, lo bangun pagi aja susah banget sih dek! Gw dulu dari SD udah bantu, lo kan udah SMP.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dan adek gw makin MENGGERUTU!</p>
<p style="text-align:justify;">Dan mungkin 10 tahun mendatang anak-anak gw akan merasakan gw sebagai si mama bikin menggerutu hahahaha..</p>
<p style="text-align:justify;">Hm, pada intinya gw cukup sepakat bahwa “<em>one day all the women in this world will become monsters”</em></p>
<p style="text-align:justify;">Hm..coba kita lihat berapa banyak generasi monster yang akan berkembang biak..makanya tolong saling membantu coba tolong terutama yang laki-laki dimohon pengertian yang sangat besar haha.-fin</p>
<p style="text-align:justify;">
<div id="attachment_398" class="wp-caption aligncenter" style="width: 202px"><img class="size-full wp-image-398" title="monster" src="http://saskhyaauliaprima.files.wordpress.com/2009/10/monster.jpg?w=192&#038;h=164" alt="Generasi-generasi monster menggendut dan marah-marah haduhhh" width="192" height="164" /><p class="wp-caption-text">Generasi-generasi monster menggendut dan marah-marah haduhhh</p></div>
Posted in Free as a bird, In My Life  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/397/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=397&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/10/03/warisan-turun-temurun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saskhyaauliaprima.files.wordpress.com/2009/10/monster.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">monster</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masalah di Sana dan di Sini</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/26/masalah-di-sana-dan-di-sini/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/26/masalah-di-sana-dan-di-sini/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 03:36:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[with a little help from my friends]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[“Problem terbesar dari homesick adalah pikiran-pikiran berlebihan yang ada di kepala kita.” Gw mendengar kata-kata itu dari salah satu pembicara sesi materi acara di kampus gw beberapa waktu lalu. Seketika rasa ngantuk gw hilang setelah mendengar statement tersebut. Hmm mungkin nggak berlaku buat homesick doang, mungkin buat semua masalah yang terjadi di sekeliling gw dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=394&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">“Problem terbesar dari <em>homesick</em> adalah pikiran-pikiran berlebihan yang ada di kepala kita.” Gw mendengar kata-kata itu dari salah satu pembicara sesi materi acara di kampus gw beberapa waktu lalu. Seketika rasa ngantuk gw hilang setelah mendengar <em>statement</em> tersebut. Hmm mungkin nggak berlaku buat <em>homesick</em> doang, mungkin buat semua masalah yang terjadi di sekeliling gw dan terjadi pada gw, hal itu berlaku.</p>
<p style="text-align:justify;">Gw sedang mengingat-ingat kejadian yang belakangan ada di hidup gw. Kebetulan akhir-akhir ini banyak teman yang bermasalah. Dari mulai masalah keluarga, masalah kuliah, masalah pergaulan, dan tentunya masalah percintaan. Entah kenapa sepertinya kehidupan orang-orang lagi berat aja dan mereka membawanya berat sekali. <em>Gloomy</em> berhari-hari, menangis nyaris setiap hari, bengong dimanapun berada, dan tentunya rokok dan beberapa minuman seru menjadi sahabat sehari-hari selama dirasa masalah tersebut tidak kunjung berhenti. Yah, gimana lagi, namanya juga manusia. Bebaslah ngapain aja supaya merasa lebih enteng.</p>
<p style="text-align:justify;">Hmm gw hanya orang yang mendengarkan dan berusaha menjadi <em>supporter</em> dan <em>cheerleader</em> setiap temen-temen gw cerita masalahnya apa. Berusaha membuat beberapa hal dirasionalkan untuk dipositifkan supaya yahh biar kerasa aja ada <em>brighter side</em> dari semua hal. Tapi namanya orang lagi sedih kadang-kadang ngeyel banget sampe gw gemes sendiri haha. Ya iyalah gw juga susah kalo disuruh mikir positif pas lagi sedih, butuh waktu agak lama.</p>
<p style="text-align:justify;">”Oi nggak capek apa marah-marah terus?”, suatu hari gw melontarkan kalimat itu kepada salah seorang sahabat gw, sejujurnya gw mulai lelah mengajak berpikir positif. Gw mengatakan kepada dia untuk yaudah sih di-<em>manage</em> lagi printilan-printilan di kepalanya, dirasionalkan lagi hal-hal di sekelilingnya, jalan aja terus, kalo <em>stuck</em> di satu tempat dan mengasihani diri sendiri apa sih yang selesai? Bakal muter-muter disitu aja kan? Gw tau menikmati kesedihan itu salah satu hal yang sejujurnya tanpa disadari memuaskan batin sekali. Tapi mau sampe kapan coba? Dan gw ditepis dengan sebuah pernyataan, ”Tapi lo nggak tau rasanya jadi gw kayak gini, teori kan gampang Sas.”</p>
<p style="text-align:justify;">Hmmm ya ya ya teori memang mudah dan emang nggak semua orang progressnya cepet dalam menata kembali logikanya. Gw berkaca pada diri sendiri, sebenernya apa iya gw nggak ngerasain apa yang temen gw rasain? Gw hanya tersenyum aja pas dia bilang gitu. Hooo mungkin dia nggak tau setiap orang punya komedi satir sendiri-sendiri dalam hidupnya, termasuk gw. Kebetulan pada detik ini gw sedang malas menghayati komedi-komedi tersebut, gw lebih banyak diam dan yah seperti kata teman-teman kuliah gw, ”senyumin aja” <em>and it works</em>, gw lebih enteng.</p>
<p style="text-align:justify;">Ngomong sama gw masalahnya apa sih? Masalah pernah merasa nggak tau diri sendiri siapa? Tiba-tiba nggak nyaman sama sekeliling lo? Yah gw rasa setiap orang hampir pasti pernah merasa ”hilang” seperti ini. Masalah percintaan? Apa? Dikasih harapan terus ditinggal? Astaga denger lagunya the panasdalam ”perempuan masih ada 3.000.000.021 haha, yah laki-laki juga nggak Cuma 1. Oke marahin gw kalo tetep masih pada teriak emang gampang cari yang baru? Yaudah sendiri aja dulu sambil jalan-jalan nggak apa-apa kan? Takut nggak nikah-nikah, Haduh coba jangan pake kata-kata ”udah” pakailah kata-kata ”masih”. ”Umur gw udah 20!!!” ganti deh jadi, ”Umur gw masih 20!!!” Ini teori, ya ini teori, berat diterapkan, mudah diucapkan, tapi paling nggak dengan kalimat-kalimat itu kepala kita jadi punya pikiran lain ketimbang keseret-seret gelombang nestapa hidup bukan? Ciehh haha. Oh ya lagian percaya sama gw ketika seseorang itu hilang dari hidup kita bebrapa bulan kemudian kita akan merasa bersyukur kalo dia terleminasi dengan sendirinya. Entah lo mendapati ternyata si orang ini plinplan luar biasa, cupu, kelewat drama king / drama queen. Percaya deh Tuhan emang nggak selalu memberikan pengetahuan yang Ia miliki buat kita, tapi kita pasti dapet jawabannya nggak tau kapan, dan gw masih belajar untuk menerima beberapa pengetahuan-Nya nggak dibagi ke gw dan berusaha mensyukurinya sampe sekarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Gw inget banget pembicara <em>homesick</em> itu bilang salah satu cara untuk mengurangi beban <em>homesick</em> adalah dengan mengganti kalimat-kalimat yang biasa digunakan dalam sms,e-mail,telfon, dll. Jangan sms orang tua kita dengan kalimat, ”Bu disini susah banget, susah makan, temen-temen juga nggak ada yang peduli.” coba kalimatnya diganti jadi, ”Bu disini cukup susah sih, tapi kayanya saya masih bisa dan sanggup ngejalaninnya.” Buat gw penjelasan pembicara tersebut lebih dari cukup. Bener banget pikiran kita mengatur segalanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Hmm..gw sering bilang ke temen-temen gw untuk menikmati dulu aja fase gloomynya. Tapi dibuat <em>deadline</em>lah nikmatinnya, jangan kelamaan. Sayang banget jalan masih panjang. Menurut gw ngusahain untuk ngembaliin logika itu membantu banget untuk bisa bergerak bebas lagi. Salah satu temen gw ada yang bilang kalo dia mau terus bertahan di fase gloomynya sambil terus berharap, dia lebih baik <em>stuck</em> di keadaan ini yang dia udah tau pasti dia mau menghadapi apa ketimbang jalan ke depan yang nggak tau sebenernya mau lewat jalan mana. Teman gw yang lain seperti Lucky-baba dan Putri, masalah mereka berat mulai dari ekonomi, pendidikan, percintaan, apa deh, orang-orang ini punya masalah lebih freak daripada rata-rata semua masalah yang pernah gw dengar. Tapi Putri dan Lucky-baba menginspirasi gw untuk tetep ketawa-ketawa aja menghadapi apapun, karena pasti ada pintunya buat keluar. Dan gw malu sama mereka, karena terkadang masalah gw remeh dan gw tidak jarang pecicilan sedih sendiri, sementara mereka sehat wal afiat menghadapi apapun, gw bersyukur punya mereka di hidup gw.</p>
<p style="text-align:justify;">Mana yang lebih baik? Seperti biasa gw tidak tahu haha, yah dipikirin aja lebih sehat yang mana buat diri sendiri. Ada yang suka gloomy-an lama-lama? Ya monggo.. ada yang mau maju terus pantang mundur? Aku mendukungmu.. haha.. Yah gw berdoa aja semoga kita semua bisa selesai masalah-masalahnya atau ya ganti pake masalah baru deh biar lebih kaya hidupnya hehe.-fin</p>
Posted in with a little help from my friends  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/394/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=394&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/26/masalah-di-sana-dan-di-sini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bruisesnya chairlift</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/05/bruisesnya-chairlift/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/05/bruisesnya-chairlift/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 04:13:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free as a bird]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[Dan gw tertawa mendengarkan ini …
Chairlift-bruises
I tried to do handstands for you
I tried to do headstands for you
Everytime I fell on you, yeah, everytime I fell
I tried to do handstands for you
 But everytime I fell for you
I&#8217;m permanently black and blue, permanently blue for you.
I tried to do handstands for you
I tried to do [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=392&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dan gw tertawa mendengarkan ini …</p>
<p>Chairlift-<strong>bruises</strong></p>
<p>I tried to do handstands for you<br />
I tried to do headstands for you<br />
Everytime I fell on you, yeah, everytime I fell<br />
I tried to do handstands for you<br />
<strong> But everytime I fell for you<br />
I&#8217;m permanently black and blue, permanently blue for you.</strong></p>
<p>I tried to do handstands for you<br />
I tried to do handstands for you<br />
Everytime I fell on you, yeah, everytime I fell<br />
I tried to do handstands for you but everytime I fell for you<br />
I&#8217;m permanently black and blue, permanently blue for you-ooh-ooh-ooh</p>
<p>For you-ooh-ooh-ooh<br />
So black and blue-ooh-ooh-ooh<br />
For you-ooh-ooh-ooh.</p>
<p>I grabbed some frozen strawberries so I could ice your bruising knees<br />
But frozen things they all unfreeze and now I taste like&#8230;.<br />
All those frozen strawberries I used to chill your bruising knees,<br />
Hot July ain&#8217;t good to me<br />
<strong> I&#8217;m pink and black and blue for you.</strong></p>
<p>I got bruises on my knees for you<br />
And grass stains on my knees for you<br />
Got holes in my new jeans for you<br />
Got pink and black and blue</p>
<p>Got bruises on my knees for you<br />
And grass stains on my knees for you<br />
Got holes in my new jeans for you<br />
Got pink and black and blue for you-ooh-ooh-ooh</p>
<p>For you-ooh-ooh-ooh<br />
So black and blue-ooh-ooh-ooh<br />
For you-ooh-ooh-ooh</p>
<p>(ahahahahaha permanently black and blue..sejujurnya lagunya enak bangettt)</p>
Posted in Free as a bird  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/392/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=392&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/05/bruisesnya-chairlift/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Just a glance #11</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/03/just-a-glance-12/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/03/just-a-glance-12/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 04:58:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[Free as a bird]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[One day in a class
A : I miss the “ahhhh” moment when someone tell me that she loves me and ask me to be hers. You know some kind of  a feeling that can make you say and think nothing but “yes.”
X : hmm..actually, maybe we don`t really need the “ahhhhh” moment..maybe just some lucky [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=387&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>One day in a class</p>
<p>A : I miss the “ahhhh” moment when someone tell me that she loves me and ask me to be hers. You know some kind of  a feeling that can make you say and think nothing but “yes.”</p>
<p>X : hmm..actually, maybe we don`t really need the “ahhhhh” moment..maybe just some lucky people who have ever felt that “ahhhhh”..</p>
<p>A : Have you?</p>
<p>X : hmm almost ahahaha</p>
<p>Another day in a class</p>
<p>Z : Dunia ini anda dan anda adalah dunia buat saya,jadi bagaimana saya percaya kalau dunia saja mengkhianati saya?</p>
<p>X : “arghhhh” moment</p>
<p>One night in a car</p>
<p>X : Kenapa kamu nggak pergi lagi aja? Enak kan? Bebas? Nggak usah pusing nemenin aku yang nyebelin?</p>
<p>Y : Hmm..kamu tau nggak kalo kamu luka digaruk aja yang dalem, nah nanti nggak bakalan sakit lagi, sakitnya berhenti</p>
<p>X : Ho ya?</p>
<p>Y : Iya berhenti selama 5 menit abis itu sakit nggak berghenti-berhenti</p>
<p>X : &#8230;&#8230;</p>
<p>Y : Ya gitu kira-kira gambarannya</p>
<p>X : (menghembuskan nafas pelan, jeda beberapa detik) jadi maksudnya aku koreng ?</p>
<p>X&amp;Y : Hahahahaha</p>
<p>X : (meminum tehnya sampai habis tanpa jeda)</p>
<p>Then, definitely “ahhh” moment..well “drrrrrt” moment haha <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>hahhhhhhhhhhhhhhhhhh sial haha</p>
Posted in Free as a bird  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/387/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=387&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/08/03/just-a-glance-12/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ada Masa, Ada Akal</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/07/26/ada-masa-ada-akal/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/07/26/ada-masa-ada-akal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jul 2009 13:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[In My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Gw akhir-akhir ini sedang khawatir sendiri nggak karuan. Takut ini, takut itu nggak jelas. Nggak akhir-akhir ini sih, seringnya gw kayak gitu. Gw orang yang cukup punya planning terhadap semua hal yang akan gw lakukan ke depannya. Gw merencanakan banyak hal dalam hidup gw, bahkan mungkin gw punya rencana apabila terjadi hal yang paling buruk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=383&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Gw akhir-akhir ini sedang khawatir sendiri nggak karuan. Takut ini, takut itu nggak jelas. Nggak akhir-akhir ini sih, seringnya gw kayak gitu. Gw orang yang cukup punya <em>planning </em>terhadap semua hal yang akan gw lakukan ke depannya. Gw merencanakan banyak hal dalam hidup gw, bahkan mungkin gw punya rencana apabila terjadi hal yang paling buruk menurut bayangan gw. Sampai tiba-tiba kemarin gw terdampar di Warung Pasta bersama Sadi dan Tegank, gw membaca sebuah kalimat di salah satu artikel referensi kami. Kalimatnya begini bunyinya, <em>”Men propose, but God Disposes”.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Gw terdiam sebentar. Bagaimana kalo ada hal-hal yang kelupaan, nggak kepikiran, atau bahkan yang nggak ingin gw pikirkan kejadian? Gimana cara gw menanggulanginya? Ya sejujurnya pertanyaan-pertanyaan semacam itu terlintas terus di kepala gw sampai suatu hari gw menyadari untuk nggak dipikirkan karena akan menghambat kemajuan diri gw sendiri. Tapi eh tapi susah juga ya nggak dipikirin.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan yang ada dari seputar ntar gw gimanalah semester ke depan dengan peminatan, tugas akhir, dan semacamnya. Ntar abis sarjana gw mau gimana lagi? Gw pasti stress kalo wisuda, abis itu gw mau ngapain? Mau langsung kuliah lagi takut kenapa-kenapa, entah nggak keterima, entah apa deh pokoknya, mau kerja dulu, astaga cari kerja ternyata susah lho.Pertanyaan tersebut nggak berhenti sampai sekitar semingguan lebih yang lalu gw ngobrol dengan Sarah di salah satu <em>coffeeshop</em> yang mulai lumutan gw duduk disana. Kami berdua ngomong ngelantur kemana-mana sampai ke pembahasan masalah <em>relationship</em>. Gimana caranya membuat situasi menjadi<em> balance</em>, nggak <em>awkward</em>, menjadi normal ketika sebuah<em> relationship</em> yang terbina cukup lama, oke lebih dari setahun harus berakhir? Gimana kalo nggak <em>happy ending</em>? <em>And your ex is your bestfriend?</em> Masih bisa bertemankah? Susah kan. Membayangkan misalnya beberapa tahun kemudian masing-masing pasangannya berbeda, berkeluarga, argh gimana coba <em>coping</em>-nya? Haha ya sebenernya itu nggak seharusnya dipikirin itu sih, tapi kadang-kadang merinding ngebayanginnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Belum lama ini gw bertanya sesuatu yang agak menekan pikiran gw, <em>“What if we didn`t make it?</em> Gimana kalo ternyata udah nunggu selama apapun hasilnya tetep tidak sesuai harapan? <em>Nggak happy ending</em>? Nggak sayang sama waktu?”, dan orang yang gw tanya hanya tersenyum sambil bilang, “Ya sayang sih sama waktu, <em>but i`m working on it, so please, stop asking about it okay? I already know the risk, the consequences, there`ll be ways.” </em></p>
<p style="text-align:justify;">Sejenak setelah itu gw teringat bude gw berkata, <strong>“Ada masa, ada akal.”</strong> Gwpun menghembuskan nafas perlahan. Ya mungkin benar nggak seharusnya gw khawatir sama hal-hal yang belum terjadi, walaupun memprediksikan sesuatu atau siap-siap menghadapi <em>worst case scenario</em> nggak sepenuhnya mengganggu kemajuan hidup. Tapi ya bener juga sih, ketika tiba masanya, akan ada beberapa jalan yang bisa membantu untuk menghadapi hal-hal tidak menyenangkan yang datang. Buktinya, liat semua orang di sekeliling kita aja, pasti begitu deh. Liat diri sendiri deh, pada saat UTS gw menunjukkan angka 4 gw langsung tau gw harus apa selanjutnya supaya gw lulus ujian hahahaha. Sebelum gw tau hasilnya 4, gw Cuma beandai-andai paling, kalo gw stress berandai-andai terus-terusan, gw bisa-bisa nggak jadi belajar jadinya mungkin ujian gw 2, haha plis jangaannnn&#8230;jangan 4 apalagi 2&#8230;oh no no no no no no.</p>
<p style="text-align:justify;">Yah, biasa ngomong gampang, disuruh praktek pasti nanti gw tetep kesandung-sandung,s emoga nggak sampe lecet. Hm, yah mungkin gw harus banyak-banyak berdoa dari sekarang supaya semua hal nggak buruk-buruk amat nantinya. Mungkin kalo kepikir yang jelek banget gw akan ngomong Naudzubillahimindzalik aja kali ya.-fin</p>
Posted in In My Life  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=383&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/07/26/ada-masa-ada-akal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Balance and the Bad Surprises</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/07/14/balance-and-the-bad-surprises/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/07/14/balance-and-the-bad-surprises/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 14:32:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[All my Loving]]></category>
		<category><![CDATA[In My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/07/14/balance-and-the-bad-surprises/</guid>
		<description><![CDATA[5 Juli 2009 eyang putri gw yang bernama eyang Tjiptasih Soetardjo binti Danang Danoesoerjo meninggal dunia. Masih keinget jelas banget gimana rasanya gw terbang pagi-pagi ke Semarang, masuk ke ruang tunggu RS Elizabeth dan dokter memanggil bude,tante, bapak, dan ibu gw. Nggak berapa lama hp gw berdering. Sapaan “halo” gw disambut jerit tangis nyokap gw [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=380&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">5 Juli 2009 eyang putri gw yang bernama eyang Tjiptasih Soetardjo binti Danang Danoesoerjo meninggal dunia. Masih keinget jelas banget gimana rasanya gw terbang pagi-pagi ke Semarang, masuk ke ruang tunggu RS Elizabeth dan dokter memanggil bude,tante, bapak, dan ibu gw. Nggak berapa lama hp gw berdering. Sapaan “halo” gw disambut jerit tangis nyokap gw yang Cuma ngomong, “Sa…Uti…” dan masih kerasa banget gw langsung lari diikuti sepupu-sepupu yang ada di ruangan itu dan membuka tirai ruangan uti yang langsung pada detik dibuka tirainya Uti menghembuskan nafas terakhirnya. Gw linglung sebentar dan menangis sedikit melihat ibunda dari bapak gw akhirnya pergi pada usia 81 tahun. Dan gw nggak sanggup melihat raut wajah bapak gw. Gw patah hati.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><em>How do you know when balance is balance?</em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Coba lihat sehari-sehari, ada yang dateng ada yang pergi. Pada saat uti gw meninggal hari itu juga salah satu sahabat gw bernama Resa berulang tahun. Hari itu pasti banget ada bayi yang lahir. Bagaimana setiap harinya semua orang kurang memperhatikan betapa seimbangnya rangkaian kehidupan. Ya termasuk gw yang sering mengeluh kenapa sih gw lagi gw lagi? Gw sedih lagi? Begini lagi dan bla bla bla. Tanpa pernah mau berpikir dalam jangka waktu yang bersamaanpun gw sempat merasa senang. Tapi yang kepikir yang keuingkit-ungkit ke nggak adilan hiduplah, sedihlah, dsb. Kenapa ya? Mungkin karena nggak ada gambaran nyata dan jelas apa itu <em>balance</em> dan kapan sesuatu dibilang <em>balance</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Uti menunggu sampai 81 tahun menjelang kepastian dalam hidupnya. Kepastian dia kembali pada penciptanya. Karena cuma hal itu yang bisa dinyatakan dengan kata ”Pasti” di kehidupan ini. <em>Life is full of surprises</em>. <em>Surprise</em>nya nggak selalu menyenangkan kan? Pasti ada yang menyedihkan kan? Kata Papa, ”Bagaimana manusia menghadapi <em>surprise-surprise </em>dalam hidupnya itu yang membuat seseorang menyia-nyiakan atau tidak menyia-nyiakan waktu kepastian yang diberikan Tuhan kepadanya.” Kadangkala orang-orang berlarut-larut sedih karena merasa <em>surprise</em> yang datang selalu tidak menyenangkan. Termasuk gw tentunya. Tanpa melihat <em>big picturenya</em>, tanpa melihat ada hal-hal yang menyenangkan juga. Iya sih nggak bisa di<em>compare</em>, namanya juga ngerasa sedih.</p>
<p style="text-align:justify;">Salah satu teman sepermainan gw baru-baru ini sedang jatuh cinta dengan seseorang. Tapi sayang disayang orangnya nggak jelas dan bikin dia sedih aja. Gw mendengar beberapa kali dia berkata, ”Kenapa sih gw gini terus? Dulu gw juga kayak gini sekarang gw diginiin lagi.” dan dia tidak berhenti bertanya kenapa, kenapa, dan kenapa. Padahal dia lupa menghitung, pada saat yang bersamaan dia juga membuat orang lain patah hati. Ada yang jatuh cinta sama dia dan dia tinggalkan haha. Yah manusia, pasti memiliki kesulitan menghadapi <em>surprise</em> yang tidak diharapkan dan tidak menyenangkan. Gwpun mengerti banget. Kan katanya John Mayer <em>”Bad news never had good timing</em>” haha. Jadi ya ngerasanya semuanya lagi nggak bagus aja. Ngerti banget sih rasanya berinvestasi perasaan dengan seseorang karena orang lain itu mentrigger kita untuk berinvestasi dan dia hilang, pergi aja gitu. Haha ya lagi sial aja mungkin. Bisa sih gw ngomong gitu. Walaupun kadang-kadang pengen gw lempar pake kaleng kepala orang yang membuat gw merasa “lagi sial aja” itu haha.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>How do i cope with bad surprises?</em> Nggak tau deh, <em>time heals, time will reveal</em>. Tapi kan kalo dipikir lagi menghambat banget ya. Menghambat optimalisasi diri sama kemajuan perkembangan diri sendiri hehe. Mandek, macet, susah <em>move on</em> dari <em>bad surprises</em>. <em>Damn it,</em> dan itu pasti kejadian. Kata bapak, “Jangan sampe <em>bad surprises</em> menghambat semua rencana-rencana kehidupan lo.” Terus gimana cara menghadapinya? Hey man, jujur aja, gw nggak punya jawabannya hehe. Ya nikmati aja <em>surprise-surprise</em>nya.-fin</p>
<p style="text-align:justify;">P.S: Semoga Uti diterima dengan baik di sisi-Nya..amiin..selamat jalan ya Uti, titip salam buat Tuhan supaya disini semua dijagain dengan sebaik-baiknya. Maaf ya Ti kemaren yang nulis nama Uti di kertas itu aku terus tulisannya nggak bagus, habis aku nggak tau lagi bisa bantu apa lagi, selamat jalan ya uti <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
Posted in All my Loving, In My Life  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/380/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=380&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/07/14/balance-and-the-bad-surprises/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Logisnya, logisnya</title>
		<link>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/06/30/logisnya-logisnya/</link>
		<comments>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/06/30/logisnya-logisnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 15:04:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>saskhyaauliaprima</dc:creator>
				<category><![CDATA[All my Loving]]></category>
		<category><![CDATA[Free as a bird]]></category>
		<category><![CDATA[In My Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Entah bagaimana caranya, salah satu hal yang paling gw percaya adalah logika. Logika gw yang terpisah dari batas emosi apapun. Logika mentah gw. Gw akan frustasi setengah mati kalo-kalo gw bertindak against all my logic. Pada momen  logika sama emosi gw nggak sejalan, bener-bener merepotkan.
Sesungguhnya gw benci banget yang namanya perasaan nggak bisa dinetralkan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=376&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Entah bagaimana caranya, salah satu hal yang paling gw percaya adalah logika. Logika gw yang terpisah dari batas emosi apapun. Logika mentah gw. Gw akan frustasi setengah mati kalo-kalo gw bertindak <em>against all my logic</em>. Pada momen  logika sama emosi gw nggak sejalan, bener-bener merepotkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesungguhnya gw benci banget yang namanya perasaan nggak bisa dinetralkan dengan logika. Mungkin bisa untuk kontrol tapi tetep aja salurannya beda dan itu mengganggu luar biasa. Perasaan gw, emosi gw adalah hal yang paling sering menjatuhkan gw seumur-umur, perkiraan tidak mendasar dan cuma karena intuisi-intuisi tertentu yang guarantee-nya eksternal. Sementara janji cuma janji, semua orang kalo punya kepentingan emang manis banget, kalo udah nggak punya? Mereka minggat aja secara dramatis? Dan gw? Gw ditemenin sama kopi lagi haha. Makanya, hal yang paling gw percaya di dunia ini adalah logika gw. <em>Life taught me that</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Bisa salah? Tentu bisa sekali sodara-sodara, tapi paling enggak gw punya akurasi datanya. Jadi gw tau letak kesalahannya dan bisa menghentikan kata ’tapi’ dan ’kenapa’ dalam hidup gw. Secara umum, banyak hal gw menangkan atas logika gw, merasa rugi?menyesal? Well, gw udah tau dari logika gw nantinya gw akan menyesalkah atau rugikah jadinya paling gw menyendiri, berkontemplasi lagi dan lagi, mencari dan menemukan pencerahan baru harusnya gw gimana ke depannya. Percaya sama gw, itu capek banget, sejujurnya kadang-kadang gw mau menyerah aja sama logika gw. Karena gw juga nggak kuat.</p>
<p style="text-align:justify;">“Ya sana silahkan kalo mau jalanin aja, tapi jangan merengek-rengek sama gw kalo kemudian hari lo menyesal.” Ya Tuhan bagaimana mungkin gw menjalani sesuatu yang taraf keyakinannya bisa dibilang 95% kalo significant 1 dalam hidup gw ketok palu ngomong begitu? Ngomong terserah? Logisnya, gw manusia dewasa, bisa menentukan sendiri hal yang gw ingin jalankan atau tidak. Tapi gw nggak bisa mengesampingkan mereka begitu saja. Klise kalo gw bilang orang tua selalu tau yang terbaik buat anaknya. Gw punya proposal hidup sendiri juga untuk diajuin dan didiskusikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Logisnya? Gw akan terus mencari titik terang, alat perang gw kurang memadai untuk dibawa ke medannya. Semuanya belum cukup. Tanpa tau pasti kapan deadlinenya. Ngeselin, bikin capek, nyakitin. Kenapa gw menjalani sesuatu yang alat perangnya belum memadai dan deadlinenya belom ada? Karena yakin sesuatu itu signifikan?</p>
<p style="text-align:justify;">”Kadang-kadang yang dibutuhin cuma keyakinan aja<em>.” It turns out</em> orang yang bilang hal itu ke gw adalah orang yang mematahkan keyakinan gw untuk mengikuti feeling gw.</p>
<p style="text-align:justify;">Hmm,</p>
<p style="text-align:justify;">And without a doubt you`re significant for me.</p>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari Smita pernah bilang, ”<em>It`s hard, but you can try</em>.” Dan gw kembali duduk, ngopi lagi, pelarian yang nggak logis.-fin</p>
<div id="attachment_377" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-377" src="http://saskhyaauliaprima.files.wordpress.com/2009/06/heart_vs_brain___.jpg?w=300&#038;h=295" alt="see????" width="300" height="295" /><p class="wp-caption-text">see????</p></div>
Posted in All my Loving, Free as a bird, In My Life  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/saskhyaauliaprima.wordpress.com/376/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=saskhyaauliaprima.wordpress.com&blog=3962345&post=376&subd=saskhyaauliaprima&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://saskhyaauliaprima.wordpress.com/2009/06/30/logisnya-logisnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ccd2154c9322916ff217d5eda56b814c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">saskhyaauliaprima</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://saskhyaauliaprima.files.wordpress.com/2009/06/heart_vs_brain___.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">see????</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>